LK 3.1 Menyusun Best Practices
Lokasi SDN Sumberejo 01 Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang
Lingkup Pendidikan : Kelas 3 / Sekolah Dasar
Tujuan yang ingin dicapai
- Meningkatkan hasil belajar dan pemahaman siswa kelas III melalui media pembelajaran rekontruksi peta konsep pada materi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup
- Meningkatkan motivasi belajar siswa kelas III melalui pengalaman belajar langsung pada materi perubahan wujud benda
Penulis ROKHMAT JEVAN ALIANGGA
Tanggal
1)
Aksi 1 ke
1 tanggal 14 Desember 2022
Aksi 1 ke 2 tanggal 15 Desember 2022
2)
Aksi 2 ke
1 tanggal 12 Januari 2023
Aksi 2 ke 2 tanggal 14 Januari 2023
Situasi:
Kondisi yang menjadi latar
belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, apa yang menjadi
peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini.
Latar
belakang masalah
1.
Peserta didik kesulitan
mengerjakan soal pada materi pertumbuhan
dan perkembangan
makhluk hidup
2.
Kesulitan pemahaman siswa antar
istilah dan terjadinya miskonsepsi pada materi pertumbuhan dan perkembangan
makhluk hidup
3. Siswa kurang mendapat motivasi untuk
melaksanak kegiatan pembelajaran
4.
Siswa kurangnya mendapatkan pengalaman belajar sehingga
siswa sering terlihat mengantuk saat pelajaran berlangsung
5.
Kurangnya penggunaan teknologi dan inovasi dalam
pembelajaran di sekolah
6.
Peserta didik terlihat tidak
termotivasi saat pembelajaran materi perkembangan makhluk hidup
7.
Peserta didik kurang terlibat
aktif dalam pembelajaran
Praktik
ini penting karena
Praktik pembelajaran untuk
meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar peserta didik pada materi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup menurut
saya penting untuk dibagikan, karena memiliki keunggulan antara lain :
-
Pada model
pembelajaran inquiry di pertemuan pertama dalam
kegiatan eksplorasi dan pengumpulan
data siswa secara aktif melakukan penggalian informasi dari buku dan menemukan
topik permasalahan.
-
Pada model
problem based learnining di pertemuan kedua siswa secara aktif
berdiskusi dengan kelompoknya serta penggunaan media pembelajaran rekontruksi
peta konsep sehingga masalah miskonsepi dapat segera diatasi.
-
Pada
aksi 2 pertemuan 1 dan 2 yang menggunakan model project based learning
siswa menjadi aktif terlibat secara langsung ke dalam pengalaman belajarnya
melakukan kegiatan eksperimen atau melakukan percobaan pada materi perubahan
wujud benda
Peran
dan Tanggung jawab
Saya dalam hal ini saya berperan sebagai penyaji (guru) merasa memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan dan mengolah proses pembelajaran agar berjalan dengan interaktif, efektif, inovatif, dan menyenangkan. Pembelajaran menggunakan model dan media yang tepat serta inovatif dapat mempermudah guru mencapai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Sehingga diharapkan akan meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik sesuai dengan tujuan pembelajarn yang akan dicapai.
Tantangan
:
Apa saja yang menjadi tantangan
untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa saja yang terlibat,
Tantangan
-
Kemampuan guru dalam mengelola waktu pada sintaks pembelajaran penerapkan
metode dan media, memanajemen proses pelaksanaan pembelajaran sesuai alokasi
waktu dan cara menyajikan materi masih terbatas
-
Siswa belum terbiasa belajar
melalui metode dan media yang dipersiapkan guru
-
Respon siswa dalam mempelajari
materi ajar masih kurang
-
Ketersediaan sarana dan
prasarana masih terbatas
-
Kendala
teknis seperti microphone dan peralatan yang error
-
Aplikasi
android untuk pembelajaran TPACK yang masih banyak kekurangan
Siapa saja yang
terlibat
Dalam Pembuatan Praktek baik ini tentu tidak
terlepas dari dukungan dari berbagai pihak yang turut mendukung sehingga
kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan sukses. Pihak – pihak tersebut
adalah : Keluarga, Kepala sekolah, teman-teman guru, pegawai dan siswa.
Aksi
:
Langkah-langkah apa yang
dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang digunakan/
bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat / Apa saja sumber daya atau
materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini
AKSI 1
Langkah-langkah
yang harus dilakukan
Setelah melakukan koordinasi
dengan Dosen pembimbing, guru
pamong, Kepala
Sekolah, pengkajian literatur dan melakukan wawancara terkait masalah yang yang
dipilih untuk diselesaikan, penulis dapat menetapkan hal – hal yang perlu
dilakukan untuk menjawab tantangan yang dihadapi yaitu :
1. Perlu
melakukan latihan dalam menerapkan Model pembelajaran dan media
pendukung dengan menyesuaikan alokasi waktu yang ada
2. Menyajikan
materi pembelajaran melalui vidio dan PPT semenarik mungkin sehingga tidak
membosankan bagi siswa
3. Menggunakan
sarana prasarana alternatif yang dapat menjangkau kelas tempat penulis
mengajar.
Strategi yang digunakan
1. Menggunakan Model Pembelajaran inquiry dan media
pembelajaran inovatif Rekontruksi Peta Konsep untuk
mempermudah siswa mengingat konsep materi dan meminimalisir terjadinya
miskonsepsi
2. Menggunakan LKPD sebagai alat bantu yang dapat membantu siswa
cepat memahami materi dan cepat menyelesaikan soal-soal yang dikerjakan
3. Menggunakan strategi diskusi kelompok untuk meningkatkan
aktivitas belajar siswa
Proses Pelaksanaan
1. Menyiapkan peserta didik untuk mengikuti proses pembelajaran
2. Menyiapkan seluruh alat dan bahan yang dibutuhkan
3. Melaksanakan praktek pembelajaran dengan menerapkan metode dan
media yang sudah dirancang
4. Melakukan Evaluasi dan refleksi
Sumber Daya atau Materi Yang Diperlukan
Memilih media pembelajaran yang menarik dan inovatif dapat dilakukan
dengan mencari informasi terkait media yang interaktif untuk diterapkan dalam
pembelajaran. Saya menggunakan media teknologi power point interaktif yang mana
ketika di klik pada menu power point kita akan secara otomatis tertuju pada
materi yang di dalamnya terdapat video pembelajaran yang diunduh dari youtube atau
langsung terhubung ke youtube yang dibuat sendiri.
Saya juga menggunakan media rekontruksi peta konsep yang mana media
tersebut saya buat dari seng sebagai dasar dan magnet berisi gambar sehingga dapat
diubah-ubah sesuai pola konsep yang dipelajari pada materi.
Proses penggunaan media pembelajaran ini dilakukan dengan mempelajari
dan menganalisis berbagai media yang relevan, menarik dan inovatif serta
memahami karakteristik peserta didik. Sumber daya yang diperlukan untuk
menggunakan media ini adalah laptop, LCD proyektor.
b. Memahami terhadap model Inquiry learning pada pertemuan pertama dan PBL
(Problem Based Learning) pada pertemuan kedua dengan sintak-sintek yang ada di
dalamnya.
AKSI 2
Langkah-langkah
yang harus dilakukan
Setelah melakukan koordinasi
dengan Dosen pembimbing, guru
pamong, Kepala
Sekolah, pengkajian literatur dan melakukan wawancara terkait masalah yang yang
dipilih untuk diselesaikan, penulis dapat menetapkan hal – hal yang perlu
dilakukan untuk menjawab tantangan yang dihadapi yaitu :
1. Perlu
melakukan latihan dalam menerapkan Model pembelajaran dan media
pendukung dengan menyesuaikan alokasi waktu yang ada
2. Menyajikan
materi pembelajaran melalui vidio dan PPT semenarik mungkin sehingga tidak
membosankan bagi siswa
3. Menggunakan
sarana prasarana alternatif yang dapat menjangkau kelas tempat penulis
mengajar.
Strategi yang digunakan
4. Menggunakan Model Pembelajaran
PjBL (Project Based Learning) dan media pembelajaran alat
peraga dan bahan-bahan untuk eksperimen untuk materi perubahan wujud benda
yaitu (gula, garam, hidogel cat padat kuas dan lain-lain) untuk
mempermudah siswa dalam memahami materi dan menambah pengalaman belajar pada
siswa
5. Menggunakan LKPD sebagai alat bantu yang dapat membantu siswa
cepat memahami materi dan cepat menyelesaikan soal-soal yang dikerjakan
6. Menggunakan strategi diskusi kelompok untuk meningkatkan
aktivitas belajar siswa
Proses Pelaksanaan
1. Menyiapkan peserta didik untuk mengikuti proses pembelajaran
2. Menyiapkan seluruh alat dan bahan yang dibutuhkan
3. Melaksanakan praktek pembelajaran dengan menerapkan metode dan
media yang sudah dirancang
4. Melakukan Evaluasi dan refleksi
Sumber Daya atau Materi Yang Diperlukan
Memilih media pembelajaran yang menarik dan inovatif dapat dilakukan
dengan mencari informasi terkait media yang interaktif untuk diterapkan dalam
pembelajaran. Saya menggunakan media teknologi power point interaktif yang mana
ketika di klik pada menu power point kita akan secara otomatis tertuju pada
materi terdapat di dalamnya termasuk video pembelajaran yang diunduh dari
youtube atau langsung terhubung ke link youtube yang dibuat sendiri.
Saya juga menggunakan media TPACK yaitu aplikasi android yaitu APK
Kelas 3 SDN Sumberejo 01 yang saya dibuat sendiri saat pembelajaran dimasa pandemi.
Siswa diminta mendownload dan menginstal aplikasi tersebut lalu digunakan dalam
pembelajaran di sekolah.
Proses penggunaan media pembelajaran ini dilakukan dengan mempelajari
dan menganalisis berbagai media yang relevan, menarik dan inovatif serta
memahami karakteristik peserta didik. Sumber daya yang diperlukan untuk
menggunakan media ini adalah laptop, LCD proyektor.
b. Memahami terhadap model pembelajaran project based learning dengan sintak-sintek yang ada di dalamnya.
Refleksi
Hasil dan dampak
Bagaimana dampak dari aksi dari
Langkah-langkah yang dilakukan? Apakah hasilnya efektif? Atau tidak
efektif? Mengapa? Bagaimana respon orang
lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang menjadi faktor keberhasilan
atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran dari
keseluruhan proses tersebut
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta
Didik
Guru dituntut untuk menilai secara
keseluruhan dari ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Tentunya dalam
instrumen yang lengkap mulai dari kisi-kisi, indikator, soal evaluasi dan
rubrik penilaian untuk melengkapi penilaian di akhir pembelajaran.
Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta
Didik.
a.
Strategi yang akan dilakukan guru dalam
meningkatkan motivasi peserta didik adalah dengan merancang pembelajaran yang
berpusat pada peserta didik. Guru mengembangkan RPP dengan kegiatan yang
berpusat pada peserta didik.
b.
Proses pengembangan RPP
yang berpusat pada peserta didik dengan menentukan kegiatan-kegiatan yang akan
dilakukan dalam pembelajaran lebih mengutamakan keaktifan peserta didik.
c.
Sumber daya yang
diperlukan dalam pemilihan model pembelajaran ini adalah kompetensi guru dalam
pembuatan RPP dan juga kreatifitas merancang kegiatan-kegiatan yang membuat
peserta didik lebih aktif dalam pembelajaran.
Dampak dari aksi
dan langkah-langkah yang dilakukan yaitu :
1. Dampak Terhadap Guru
a.
Penggunaan rekontruksi peta konsep membuat siswa menjadi termotivasi
dalam belajar sehingga dapat membuat guru semakin inovatif dalam mengembangkan
media dalam pembelajaran di kelas.
b.
Pengimplementasian media ajar berbasis TPACK membuat guru semakin
termotivasi untuk belajar dalam memanfaatkan teknologi dalam proses
pembelajaran.
c.
Penggunaan model pembelajaran dalam penerapan aksi membuat guru semakin
memahami cara untuk mengaktifkan peserta didik dalam pembelajaran. Pada proses
penerapan model pembelajaran terdapat sintak-sintak yang membuat peserta didik
lebih mandiri dan mampu mengembangkan pemikirannya dalam menyelesaikan masalah
ataupun menghasilkan inovasi karya atau produk.
2. Dampak Terhadap Peserta Didik
a.
Penggunaan media rekontruksi peta konsep dapat membantu dalam memahami
materi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup pada aksi 1
b.
Penggunaan media alat peraga eksperimen dapat membantu dalam memahami
materi perubahan wujud benda pada aksi 2
c.
Pengimplementasian media ajar berbasis TPACK membuat peserta didik
lebih bersemangat dan tidak bosan saat proses pembelajaran pada aksi 1 dan aksi
2
d.
Pemilihan model pembelajaran dan juga kegiatan yang berpusat pada
peserta didik sangat meningkatkan keaktifan peserta didik saat proses
pembelajaran. Sehingga peserta didik termotivasi untuk belajar.
3. Dampak Terhadap Sekolah
1.
Penerapan aksi memang bukan suatu langkah yang besar untuk mengubah
atau memecahkan masalah sekolah. Hal itu merupkan langkah kecil dalam bentuk
alternatif-alternatif pemecahan masalah yang sederhana. Tetapi dari hal kecil
itu akan bermanfaat dan berdampak bagi sekolah bila diterapkan dengan baik dan
konsisten. Penerapan aksi akan membuat sekolah semakin berwarna dan berdampak
positif bagi peserta didik.
2.
Hasil aksi berupa video yang diunggah pada youtube membuat sekolah
semakin dikenal oleh masyarakat dan mendapat respon positif dari wali murid.
4. Dampak Terhadap Masyarakat/ Wali Murid
Dampak yang dirasakan orang tua peserta didik adalah rasa semakin
percaya terhadap sekolah. Melalui pembelajaran interaktif yang telah dilakukan
guru dan peserta didik kemudian hasilnya diunggah di youtube membuat orang tua
peserta didik bangga setelah melihat putra-putrinya terlihat aktif dalam
pembelajaran di kelas.
Apakah hasilnya efektif?
Terdapat beberapa hal yang dapat dilihat untuk menentukan keefektifan
penerapan strategi ini.
1.
Penggunaan media pembelajaran berbasis IT dengan menggunakan power
point interaktif membuat peserta didik lebih termotivasi untuk belajar, karena
peserta didik dapat mengamati gambar, video dan materi dalam media tersebut.
2.
Penggunaan TPACK melalui aplikasi android dapat meningkatkan motivasi
belajar siswa sehingga tampak lebih bersemangat dengan menggunakan HP dalam
pembelajaran.
3.
Media inovatif rekonstruksi peta konsep dapat menambah pemahaman siswa
dan meminimalisir terjadinya miskonsepsi pada kelas 3 materi pertumbuhan dan
perkembangan makhluk hidup
Kegiatan eksperimen yang dilakukan siswa dapat menambah pengalaman belajar sehingga dapat meningkatkan aktivitas, motivasi dan hasil belajar siswa kelas 3 pada materi perubahan wujud benda.
Komentar
Posting Komentar